LUDOMANIA

sumber Wikipedia bahasa Indonesia

Ludomania (kecanduan perjudian), yaitu dorongan untuk terus berjudi meskipun ada konsekuensi negatif yang merugikan atau keinginan untuk berhenti.

Dampak dari judi adalah ketagihan, mau menyerahkan apapun karena penasaran (disebut ludomania/ketagihan judi secara medis). Tidak hanya diri sendiri yang dirugikan, namun juga orang lain. Mulai dari jual gadget, jual tanah, berutang, dan apapun karena penasaran.

Kecanduan judi mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, menyebabkan mereka membuang-buang uang untuk makan dan hal-hal penting lainnya. Dia mengatakan hal itu juga menyebabkan disfungsi keluarga dan tidak bertanggung jawab. Ini akan berdampak pada kesehatan, menimbulkan kecemasan, depresi yang merupakan awal dari bunuh diri.

Pecandu judi dapat menghentikan kebiasaannya dan mendapatkan kembali kendali atas hidupnya begitu mereka mampu mengenali tanda-tanda kecanduannya.

Pelajari pemicu Anda

Pecandu harus belajar dan menghindari pemicu perjudian, yang ia definisikan sebagai situasi, pikiran, perasaan atau perilaku yang membuat mereka ingin berjudi.

Mereka harus memahami alasan di balik perjudian patologis mereka dan faktor eksternal yang mungkin berkontribusi terhadap hal tersebut. Berada di sekitar teman-teman dengan kebiasaan yang sama memicu banyak penjudi bermasalah.

Beberapa penjudi lebih cenderung berjudi ketika mereka minum dan ada hubungan antara kecanduan judi dan penyalahgunaan zat. Beberapa mungkin dipicu oleh situs taruhan atau kebosanan. Mencatat pemicu ini adalah langkah pertama.

Kendalikan perasaan Anda

Banyak pecandu judi sering kali merasa “mabuk” ketika mereka berjudi dan mereka perlu mengatasi hal ini.

Perjudian patologis bisa menjadi pola pemenuhan kebutuhan emosional dan mekanisme pelarian dari kenyataan. Beberapa penjudi menjadi marah setelah setiap sesi atau menjadi menarik diri dari pergaulan. Jadi, mereka harus menuliskan pemikiran, perasaan dan situasi yang terjadi sebelum dan selama perjudian untuk memahami apa yang menyebabkan keinginan tersebut.

Pecandu harus memahami bahwa perasaan yang mereka rasakan selama berjudi ini bersifat sementara sehingga mereka harus memperhatikan kesehatan emosional mereka, mencatat pikiran mereka dan mengembangkan cara untuk menunda aktivitas atau mengalihkan perhatian mereka dengan hobi.

Hindari situasi berisiko tinggi

Isolasi, situs taruhan online, dan membawa uang fisik dalam jumlah besar bisa membuat pecandu judi menyerah pada nafsu makannya.

Isolasi membuat penderitanya berisiko tinggi, jadi menghabiskan lebih banyak waktu dengan anggota keluarga dan teman daripada menghabiskan waktu lama untuk menjelajahi situs dapat mengurangi hal ini. Aktivitas lain seperti menonton film, berlatih mindfulness, atau pergi ke gym juga dapat membantu.

Seringkali sulit untuk menghindari keinginan mengidam jika pecandu berada di dekat tempat taruhan atau mengunjungi situs perjudian online. Jadi, hal-hal tersebut harus dihindari; sama halnya dengan membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Disarankan para pecandu untuk mengambil rute alternatif jika mereka tahu bahwa mereka dapat berubah pikiran jika melewati toko taruhan, dan bahwa mereka dapat mengganti saluran jika menonton olahraga membuat mereka ingin bertaruh.

Tantang keyakinan yang tidak rasional

Seorang mantan pecandu judi, Emmanuel Johnny, dalam sebuah wawancara dengan koresponden, mencatat bahwa kebiasaan tersebut sering kali dipicu oleh kekeliruan dan pemikiran takhayul.

Mengatasi perjudian kompulsif melibatkan apa yang disebut ‘konfigurasi ulang pikiran’. Anda harus menantang kekeliruan yang memicu perjudian seperti keyakinan bahwa kejadian acak menandakan apakah suatu permainan akan menang atau kalah. Dengan kerja mental yang kuat, seseorang dapat mengidentifikasi dan mengubah pola pikir tersebut.

Pemikiran takhayul sangat umum terjadi di kalangan penjudi; mereka memberi makna pada peluang, dan tindakan atau peristiwa tertentu. Ada keyakinan yang kuat pada keberuntungan dan butuh waktu bagi seseorang untuk melepaskan keyakinan ini dan menyadari bahwa ini hanyalah kebetulan belaka.

Pola pikir salah lainnya yang umum terjadi pada penjudi adalah ilusi kendali. Itu adalah keyakinan bahwa Anda dapat mengendalikan hasil pertandingan apa pun. Untuk mencegah pemikiran tersebut, ingatkan diri Anda bahwa tidak ada teknik atau trik yang dapat mengubah apa yang terjadi.

Kenali manfaat berhenti berjudi

Penjudi kompulsif perlu memahami bahwa gangguan perjudian “dapat menyebabkan beberapa akibat buruk, mulai dari menguras keuangan hingga menghancurkan hubungan dekat. Meskipun rasa malu dan bersalah dapat mempersulit pemulihan, sedikit refleksi dapat memotivasi Anda untuk menjadi lebih baik.”

Adepoju juga menyarankan agar para penjudi biasa merenungkan dampak negatifnya terhadap mereka dan manfaat menghentikannya.

Hitung uang dan waktu yang Anda habiskan untuk berjudi dan pikirkan cara yang lebih baik untuk membelanjakannya. Pertimbangkan semua hal positif dari mengatasi kecanduan; menetapkan tujuan dan menemukan jalan keluar yang lebih praktis untuk mengatasi stres dapat meningkatkan kesehatan mental Anda.

Pergi untuk terapi

Penelitian menunjukkan bahwa perjudian lebih membuat ketagihan, bahkan lebih dari rokok atau narkoba. Mereka yang kecanduan harus mencari konseling profesional atau psikoterapi.

Melalui terapi, penjudi kompulsif dapat menemukan jati diri mereka, mengatasi gejala penarikan diri, dan pulih dari efek buruk dari kebiasaan adiktif ini.

Leave a comment