
sumber: putraperkasa.co.id
Jika ayam betina yang Anda pelihara telah memasuki usia dewasa, maka ada berbagai perubahan fisik yang terlihat, misalnya bobotnya telah bertambah dan bulunya tampak mengkilap.
Kondisi fisik yang terbilang bagus tersebut juga didukung oleh perubahan perilakunya, yaitu akan terlihat siap untuk dikawinkan dengan ayam jantan ketika dipegang. Kondisi ini pun dapat memberikan keuntungan, karena peternak bisa mulai mendapatkan hasil telur ayam.
Namun, salah satu permasalahan yang sering muncul yaitu bisa saja ayam betina tersebut bertelur sembarangan. Sebenarnya, ayam memiliki insting untuk meninggalkan telurnya di tempat yang mereka anggap nyaman, termasuk di tanah atau pasir.
Secara umum, ada berbagai penyebab ayam bertelur sembarangan, beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Kondisi dari kandang baru dianggap sangat berbeda jika dibandingkan dengan tempat tinggalnya yang sebelumnya
- Ayam merasa tidak suka atau tidak nyaman dengan kondisi kandang yang baru
- Ayam belum bisa melakukan adaptasi dengan baik terhadap kandang barunya
- Ada fasilitas di kandang yang menurut mereka tidak sesuai
- Bisa jadi sekelompok ayam merasa kalah dengan kelompok ayam lainnya, biasanya ayam yang usianya lebih tua
Cara Mengatasi Ayam Bertelur Sembarangan
Sebenarnya, ada berbagai cara mengatasi ayam bertelur sembarangan dengan sederhana.
Beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Buatkan Kandang Khusus untuk Ayam Betina
Cara pertama yaitu ada baiknya Anda membuatkan kandang yang digunakan khusus untuk induk ayam. Untuk luas kandang, silahkan disesuaikan dengan kondisi di lokasi yang sudah ada. Misalnya, jika ada lokasi kandang dengan panjang 150 cm dan lebar 100 cm, maka kandang tersebut dapat digunakan untuk maksimal dua ekor ayam betina. Pastikan juga keduanya telah akur. Dengan membuat kandang khusus seperti ini, maka Anda dapat meminimalisir beberapa ayam betina saling mengganggu saat berada pada masa-masa bertelur. Jika satu kandang dapat digunakan hanya untuk satu ayam, maka hal tersebut akan lebih baik lagi. - Sediakan Beberapa Tempat untuk Bertelur
Cara kedua yang bisa Anda lakukan yaitu dengan membuat beberapa sarang atau tempat untuk ayam bertelur. Buatlah sarang yang nyaman, sehingga risiko ayam bertelur sembarang pun dapat diminimalisir. - Menyatukan Ayam Betina dengan Pejantan
Untuk ayam yang baru pertama kali bertelur, Anda bisa menyatukan ayam betina dan pejantan dalam satu kandang. Ayam jantan yang cenderung memiliki sifat tenang dapat membuat ayam betina akan lebih tenang ketika masa bertelur. - Kurung Ayam untuk Sementara Waktu
Cara ketiga terbilang cukup unik. Caranya adalah Anda bisa mengurung ayam di dalam box ayam, atau dengan memanfaatkan tenggok bambu. Dengan demikian, ayam akan bertelur pada kurungan tersebut. Inilah metode yang dapat diterapkan untuk ayam yang baru pertama kali bertelur, atau ayam babon yang sudah beberapa kali bertelur namun masih meninggalkan telurnya sembarangan. Dengan mempraktikkan sistem ini sebanyak tiga kali bertelur, maka hal tersebut dapat membuat ayam menjadi terbiasa untuk bertelur di sarangnya.
Tips Membuat Tempat Bertelur yang Ideal untuk Ayam
Membuat tempat bertelur yang ideal dapat menjadi solusi untuk mencegah ayam bertelur sembarangan. Maka dari itu, berikut adalah berbagai tips membuat tempat ayam bertelur yang cukup ideal.
- Posisinya Tersembunyi dan Terlindungi
Seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya, ayam akan memiliki kecenderungan untuk bertelur di tempat yang aman. Hal ini membuatnya sering memiliki insting untuk mencari tempat yang jauh dari berbagai jenis predator. Maka dari itu, sebaiknya Anda membuat tempat bertelur di lokasi yang tersembunyi dan terlindungi. Sebagai contoh, Anda bisa membuat tempat yang tertutupi oleh seng, triplek, atau kayu. - Jangan Terlalu Dekat dengan Tanah, Letakkan di Posisi Tinggi
Ayam betina akan cenderung meletakkan telurnya di tempat yang tinggi, atau tempat yang tidak sejajar dengan tanah. Maka dari itu, Anda bisa meletakkan sarang ayam untuk bertelur di posisi tinggi, misalnya disangga dengan memakai kayu, atau diletakkan di bagian atas kandang. - Pastikan Mudah Diakses
Selanjutnya, perhatikan juga bahwa tempat bertelur tersebut perlu diatur posisinya supaya mudah diakses oleh ayam betina. Meski sebaiknya diletakkan di tempat yang tersembunyi, namun jangan sampai ayam justru merasa kesulitan untuk datang ke sana. - Terhindar dari Hujan dan Panas secara Langsung
Tips berikutnya, pastikan bahwa tempat bertelur tersebut ada di lokasi yang terhindar dari hujan atau panas secara langsung. Dengan begitu, ayam pun merasa nyaman dan telurnya terlindungi dengan baik. - Siapkan Alas yang Lembut
Alas yang lembut juga menjadi faktor penting yang membuat ayam dapat bertelur dengan nyaman. Misalnya, dengan memanfaatkan karung beras, pakaian bekas, padi, jerami, rumput kering, dan sebagainya.
