Sengkulun (Awug-awug)

sumber: wikipedia

Sengkulun atau sering juga disebut Sengkolon (Jepara), Kue Jando Berias (Palembang), Awug – awug (Jawa tengah dan Jawa Timur), Adas (Jawa Barat), Koyabu (Sulawesi Utara) atau Sangkolun (Bangka) adalah kue mirip kue keranjang dengan permukaan berbintil kasar, tekstur lunak, kenyal, dan lembut. Kue ini dibuat dengan bahan baku utama tepung ketan. Penggunaan gula merah membuatnya berwarna coklat, walaupun ada juga variasi pewarna lain di berbagai daerah. Santan kental menambahkan rasa gurih.

Kue ini diakui berbagai daerah, misalnya Betawi, Jepara, Demak, dengan pengaruh budaya Cina. Namun daerah lainnya juga memiliki resep sengkulun dengan berbagai variasi bahan.

Resep Kue Sengkulun Gula Merah

Bahan-bahan:

  1. 500 gram tepung ketan
  2. 500 gram kelapa parut
  3. 5 sdm gula pasir
  4. 1 sdt garam
  5. 1 sdt vanili bubuk
  6. 100 gram gula merah

Cara Membuat:

  1. Campurkan gula pasir, garam, vanili bubuk, dan tepung ketan ke dalam wadah. Aduk sampai merata, lalu tambahkan kelapa parut. Kemudian, aduk kembali hingga rata.
  2. Siapkan cetakan, lalu olesi dengan sedikit minyak sampai merata. Selanjutnya, tuang setengah bagian adonan ke dalam cetakan sambil diratakan.
  3. Tambahkan gula merah yang telah diiris-iris. Jika sudah, masukkan semua sisa adonan tadi dan ratakan.
  4. Setelah itu, masukkan adonan ke dalam panci kukusan yang telah dipanaskan. Kemudian, kukus selama 1 jam menggunakan api sedang.
  5. Kue sengkulun gula merah siap disajikan.

Tips:

  • Gunakan wadah kering agar bahan adonan tidak menggumpal. Sebab, hal ini akan membuat adonan kue sengkulun tidak dapat matang merata.
  • Dalam proses membuat adonan kue sengkulun tidak perlu diuleni. Melainkan cukup diaduk menggunakan spatula atau tangan.
  • Pemilihan kelapa parut setengah tua yang sudah dikupas menjadi hal terpenting agar menghasilkan cita rasa gurih maksimal.
  • Jangan lupa alasi tutup panci dengan kain bersih supaya uap air tidak menetes ke dalam adonan.

Resep Kue Sengkulun Ubi Ungu

Bahan:
400 gram Ubi ungu
500 gram Tepung ketan putih
500 gram Kelapa parut (setengah tua, kupas bersih kulit)
250 gr Gula pasir
1 cup Vanili bubuk
1/2 sdt Garam halus

Cara:

  1. Kukus ubi jalar ungu sekitar 10 menit atau hingga matang. Angkat dan kupas kulitnya, lalu lumatkan dengan garpu
  2. Siapkan wadah, masukkan ubi jalar ungu kukus dan tepung ketan putih. Aduk rata (jangan ditekan).
  3. Tambahkan gula pasir, kelapa parut, vanili bubuk, dan garam halus. Aduk rata (jangan ditekan).
  4. Oles loyang 24 cm dengan sedikit minyak goreng. Masukkan adonan dan ratakan tanpa tekan.
  5. Kukus selama kurang lebih 40 menit atau hingga matang. Angkat dan siap disajikan

Awug-awug

Awug awug adalah penganan kukus terbuat dari adonan tepung beras ketan, kelapa parut, dan gula merah, dibungkus dengan daun pisang.

Awug-awug (atau awuk-awuk) merupakan penganan tradisional khas masyarakat Jawa. Penganan ini terdokumentasi dalam (Serat Centhini II: 157-8) yang diterbitkan pada abad ke-18M.

Jenis
Awug-awug memiliki dua jenis pembuatan, yakini: Awug-awug yang dibungkus daun pisang (tanpa pewarna) dengan isian gula merah, dan awug-awug yang dibentuk kotak dengan pewarna merah-putih dan menggunakan gula pasir. Keduanya menggunakan tepung beras ketan, kelapa parut, dan vanili. Perbedaannya awug-awug jenis yang pertama menggunakan gula Jawa, tanpa pewarna makanan dan dibungkus daun pisang, sedangkan awug-awug jenis kedua menggunakan gula pasir, dibentuk kotak atau bundar, dan menggunakan pewarna makanan (umumnya merah atau hijau)

Pembuatan
Campurkan tepung beras, kelapa parut, dan Vanili bubuk (kecuali gula Jawa), aduk adonan menggunakan sendok lalu menggunakan tangan sampai bahan tercampur rata dan tidak bergerindil. Setelah adonan sudah jadi, masukan satu sendok adonan awug-awug kedalam daun pisang, lalu masukan irisan gula Jawa kedalam adonan tersebut. Kemudian tutup bungkus daun pisang menggunakan biting. Setelah itu dikukus.

Leave a comment