
Kerupuk Taba Baso
sumber: Kaba Baso
Makanan ringan khas Minangkabau, dikenal dengan sebutan karupuak taba atau karupuak baso, karena berasal dari daerah Baso, Kabupaten Agam.
Mudah ditemukan di setiap pasar tradisional wilayah Sumatera Barat, dijual dalam kondisi mentah ataupun yang sudah digoreng dengan harga yang sangat terjangkau. Di pasar Baso, pasar Aur Kuning dan pasar Bawah Bukittinggi, pedagang menjual kerupuk ini dalam keranjang anyaman bambu ukuran besar. Beli lima ribu rupiah, sudah dapat satu kantong kecil.
Karupuak Taba dari Baso biasanya berbumbu minimalis hanya garam saja, ciri khas kerupuk yang sudah digoreng memilik gelembung besar karena digoreng memakai minyak yang banyak.
Jika musim hujan, proses pengeringan kerupuk akan terhambat. Pada kerupuk akan terbentuk garis-garis hitam akibat jamur. Setelah digoreng kerupuk yang berjamur tersebut tetap dijual dan mempunyai penggemar tersendiri karena citarasanya yang gurih dan unik beraroma jamur.

penjemuran kerupuk baso di atas salayan
Pengrajin kerupuk berbahan dasar singkong ini ada di beberapa daerah di Sumatera Barat, yang sudah melegenda adalah karupuak taba dari Dusun : Talang Andih. Desa / Kelurahan : PADANG TAROK. Kecamatan : Kec. Baso. Kabupaten : Kab. Agam. Provinsi : Prov. Sumatera Barat.
Daerah lain penghasil kerupuk atau opak singkong ini adalah Pitalah dan Kamang, dengan cita rasa yang berbeda di tiap daerah.

Bisa dinikmati dengan guyuran kuah sate dan bihun goreng di atasnya
