
sumber: Wikipedia
Lemper (lêmpêr) adalah penganan yang dibuat dari ketan dan dimasak dengan santan, di dalamnya diisi daging cincang atau abon, dibungkus dengan daun pisang menyerupai lontong tetapi dengan ukuran yang lebih kecil.
Lemper adalah penganan khas Jawa yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah terdokumentasi dalam Serat Centini yang diterbitkan pada abad ke-18M.[2][3] Penganan ini dapat juga dijumpai di berbagai daerah di Indonesia terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pada umumnya, lemper menjadi hidangan masyarakat tradisional Jawa saat menggelar prosesi hajatan. Namun, seiring waktu berjalan, lemper kini menjadi camilan sehari-hari dan sudah banyak diperjualbelikan di pasaran. Biasanya lemper disantap sebagai pengganjal perut sebelum menyantap makanan utama.
Proses pembuatan
Pembuatan lemper mencakup persiapan mencincang daging ayam dan menanak beras ketan hingga matang (bisa ditambah dengan santan). Ketan yang sudah matang diletakkan ke loyang cetakan, kemudian daging ayam yang sudah dicincang ditempatkan di atas loyang tersebut. Selanjutnya ketan dibungkus dengan daun pisang menyerupai bentuk lontong. Lemper yang sudah dicetak kemudian dikukus hingga matang. Setelah itu, bungkusan lemper yang memanjang diiris-iris melintang dengan ketebalan sesuai keinginan sehingga isi cincangan daging ayam terlihat.
Dalam variasi pembuatannya, setelah ketan matang dan dibalut dengan ayam giling, ukurannya langsung disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan dan digulung dengan plastik pembungkus rangkap dua bersilangan, setelah itu direkatkan dengan sekat bening tanpa melalui proses pengukusan dan langsung dijual. Hal ini dilakukan untuk menghemat waktu dan uang.
Variasi
Terdapat beberapa variasi dari lemper, lemper yang menggunakan pelapis krep (crepe) terbuat dari tepung, bumbu dan telur kemudian digoreng dikenal sebagai semar mendem. Orang mengenal pula arem-arem yang menggunakan beras nasi alih-alih beras ketan. Di Kepulauan Riau, lemper dikenal dengan nama lempar.
LEMPER AYAM ALA HOLLAND BAKERY
IG fajaralam_s
BAHAN BERAS KETAN
- 1 liter beras ketan
- 4 lembar daun pandan
- 65 ml santan instan
- 250 ml air matang
- 2 sdt garam
- 2 sdm minyak goreng
BUMBU HALUS
- 6 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt jinten bubuk
BAHAN ISI AYAM
- 500 gr dada ayam
- 2 serai
- 6 lembar daun salam
- 8 lembar daun jeruk
- 65 ml santan instan
- 100 ml air rebusan kaldu ayam
- 1 sdt bubuk kaldu ayam
- 1 sdt garam
Cara membuat isian lemper
Tumis bumbu halus lalu tuangi santan, masukkan semua bahan isi, masak dengan api kecil sampai menyusut, angkat dan dinginkan.
Cara Membuat Lemper
🍙Kukus beras ketan ±15 menit +daun pandan.
🍙Campur beras ketan kukus dengan santan + air + garam + minyak, lalu aduk rata. Kukus kembali sampai ketan matang.
🍙 Cetak nasi ketan, beri isian ayam, lalu bungkus dengan daun pisang. Lakukan sampai selesai, lemper ayam siap disajikan (bisa juga dibakar setelah dibungkus daun).
