
sumber: wikipedia
Ilmu aktuaria adalah bidang ilmu yang menerapkan metode matematika dan statistika untuk mengukur risiko dalam asuransi, produk-produk keuangan, serta industri dan profesi lain. Secara umum, ilmu aktuaria menerapkan matematika untuk memodelkan hal-hal yang tidak pasti.
Profesi yang bergerak di bidang ini adalah aktuaris. Di banyak negara, para aktuaris harus melewati ujian profesi untuk memastikan keahliannya. Ilmu aktuaris menghubungkan berbagai ilmu lainnya, termasuk matematika, teori peluang, statistika, ilmu keuangan, ekonomi, dan ilmu komputer.
Awalnya ilmu ini menggunakan model-model deterministik dengan alat bantu berupa tabel-tabel dan premi. Ilmu ini mengalami revolusi pada tahun ke 1980 dengan semakin meningkatnya kecepatan komputer, dan penggunaan model stokastik yang digabungkan dengan teori keuangan modern.
Aktuaria adalah bidang ilmu yang mempelajari cara mengelola risiko keuangan dengan menggunakan matematika, statistika, dan teori probabilitas. Ilmu ini juga dikenal sebagai Actuarial Science.
Aktuaria digunakan untuk menganalisis dan memprediksi risiko finansial, seperti kerugian finansial, kematian, dan kecelakaan. Ilmu ini banyak digunakan di industri asuransi, keuangan, dana pensiun, dan perbankan.
Tugas aktuaris meliputi: Menilai risiko, Merancang produk asuransi, Menghitung premi, Mengelola dana pensiun.
Untuk menjadi aktuaris, seseorang harus lulus ujian profesi aktuaris yang diselenggarakan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).
Beberapa bidang kajian dalam ilmu aktuaria, antara lain:
Matematika, Statistika, Teori peluang, Keuangan, Ekonomi, Ilmu komputasi.
Tugas utama seorang yang bekerja di bidang aktuaria adalah sebagai berikut.
- Bertanggung Jawab dalam Analisa Risiko
Tugas pertama aktuaria adalah harus bisa menganalisa tingkat risiko dengan metode atau pola tertentu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko yang didapat dalam suatu proses ekonomi.
Seorang aktuaris juga wajib memahami metode yang dilakukan untuk mengetahui dan menganalisi sebuah risiko. Seperti contoh metode morbidita table, mortality table, dan juga annuity table. - Memproyeksikan Perkembangan Perusahaan
Tugas seorang aktuaris selanjutnya adalah merancang dan membuat proyeksi yang berguna untuk mengembangkan perusahaan ke depannya. Aktuaris akan menggunakan data-data akurat agar dapat memproyeksikan perkembangan perusahaan. Dalam hal ini, aktuaris juga bertanggung jawab dalam membuat dan juga menetapkan suatu harga produk asuransi dengan menggunakan tingkatan investasi, tingkat mortalita, klasifikasi risiko, skala biaya, skala penjualan, dan tingkat morbidita.
