*ditulis tahun 2009
Pertama kali aku masuk ke rumah ini berkat diingatkan oleh Shige, sahabatku. Bukan karena lokasinya yang jauh, maka aku tidak sempat menengok RKBH ini. Justru aku melewatinya setiap hari. Posisinya yang sehampiran dengan puskesmas tempatku bekerja, membuat aku lupa bahwa bangunan tersebut adalah sebuah peninggalan sejarah yang cukup penting. Memang begitulah kelalaianku, seringnya penasaran dengan peninggalan sejarah yang ada di negeri orang. Namun yang di depan mata malah terabaikan.

Berada di Jl. Sukarno Hatta no. 37 Bukittinggi, masih satu dengan lingkungan Pasar Bawah. Dari subuh sepanjang jalan tersebut menjadi semacam pasar kaget bagi pedagang sayur dan mulai bubar menjelang pukul 7.30 pagi. Kondisi di depan RKBH cukup tertib dan bersih. Continue reading
