sumber narasi @sejarahJogya


Nyebrang sebentar ke barat Kali Progo, sebuah Kabupaten yang bernama KULON PROGO (Barat Progo).
Tahukah anda?
Sebenarnya kabupaten ini adalah pengabungan dari 2 wilayah milik Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman!
Jadi sejak 1813, Sebuah Kadipaten berdiri di Wilayah Kesultanan, bernama Pakualaman. Kratonnya berada di timur wilayah Kraton Yogyakarta atau biasa disebut Pura Pakualaman, wilayahnya? Enclave yang kini menjadi Kecamatan Pakualaman di Kota Yogya, dan 6 daerah di selatan daerah di barat Kali Progo, bernama Kabupaten ADIKARTO. Secara garis besar meliputi : Sogan, Temon, Panjatan, Brosot , Galur dan pusatnya di Wates.
Sedangkan wilayah2 di utara bagian barat Kali Progo merupakan hak milik Kasultanan, biasa disebut KULONPROGO. Meliputi 8 kawedanan, berpusat di Sentolo.
1951, Adikarto (digabungkan menjadi 4 kecamatan) dan Kulonprogo (dimekarkan menjadi 8 kecamatan) dilebur jadi satu kabupaten. Nama Kulonprogo dilestarikan, dan agar adil maka ibukotanya adalah bekas ibukota Adikarto yaitu Wates. Jadi ini adalah win-win solution!
Tidak heran di wilayah2 Adikarto yang merupakan kabupaten milik Pakualaman (Warna hitam, lihat peta : Temon, Panjatan, Wates dan Galur) banyak terdapat peninggalan2 jejak diraja Pakualaman, seperti Astana Girigondo (makam khusus keluarga Pakualaman) di Temon, Tugu Jumeneng Dalem Pakualam, Pesanggrahan dan Petilasan Pakualam sampai adanya Stasiun/halte Pakualaman (sudah tidak ada)
Dan jika kita perhatikan peta nomer 1 vs nomer 2
Wilayah di Adikarta yg beda nama adalah
WATES vs BENDUNGAN
GALUR vs BROSOT
Ralat : Dalam peta tertulis Kalibarang, seharusnya Kalibawang
