
Ndalem Wiranegaran sebelumnya disebut Ndalem Condrodiningratan
Lokasi Jalan Suryo Mentaraman Kulon, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta.
Dalem Wironegaran awalnya digunakan oleh BPH Suryomataram. Beliau adalah putra ke-55 Sri Sultan Hamengku Buwono VII dari ibu Retno Mandoyo. Selanjutnya Dalem ini ditempati oleh BRAy. Condrodiningrat, yaitu putri ke-15 Hamengku Buwono VIII dari ibu GBRAy. Srengkarahadiningdiah. Ini menyebabkan dalem dikenal dengan nama Dalem Condrodiningratan.
Sekarang, Dalem ini ditempati oleh GKR Mangkubumi, putri pertama Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menikah dengan KPH Wironegoro. Maka dalem ini juga disebut Dalem Wironegaran. Dalem ini sejak dibangun tidak pernah mengalami alih fungsi yaitu sebagai tempat tinggal.
Bangunan ini ditetapkan sebagai cagar budaya dengan Per.Men Budpar RI No. PM.89/PW.007/MKP/2011.


Regol dan pintu regol dilihat dari bagian dalam

Pendopo Wiranegaran
note: from Sejarah Jogyakarta. Awalnya ndalem memang untuk putra dalem jadi adanya di dalam baluwarti. Setelah beberapa waktu kemudian dibangun juga di njaba baluwarti tapi masih disekitarnya
Pada perkembangannya mulai menyebar tetapi semua masih di dalam khutagara, Ndalem terjauh barangkali Ndalem Tegalrejo yg ditempati permaisuri Sultan HB I (kelak di tempati bersama P.Diponegoro) yg letaknya di bagian barat Kali Winongo, batas tradisional Kuthagara Yogya.
Menurut tradisi Keraton Yogyakarta, raja selalu menyediakan kediaman bagi para abdi dalem, prajurit, serta putra-putrinya. Namun, penggunaan ndalem atau tempat tinggal hanya bersifat hak pakai untuk putri keraton.
Dalam hal penamaan ndalem maka mengikut nama suami, meskipun putri sultan. Misalnya Ndalem Brontokusuman, bangunan ini pertama kali digunakan oleh putri kedelapan Sri Sultan Hamengkubuwana VII dari permaisurinya yang bernama G.K.R. Kencana/ G.K.R. Wardhan).
Sebelum menikah, ia bernama G.K.R. Condrokirono I, tetapi setelah menikah dengan K.R.T. Brontokusumo, nama dari G.K.R. Condrokirono I diganti menjadi G.B.R.Ay. Brontokusumo.Terlihat disini nama GKR Condrokirono berganti/sama dg nama suami yaitu G.B.R.Ay. Brontokusumo
Suaminya yaitu KRT Brontokusumo (Bupati Nayaka Wedana Keparak Tengen, menantu sultan) lenggah di ndalem tsb dan diberi nama Ndalem Brontokusuman sesuai namanya.
