
sumber tirto.id
Daun Kambiang-kambiang lebih dikenal luas dengan sebutan daun babadotan atau bandotan atau juga sering disebut sebagai daun kambing berok (Ageratum Conyzoides Linn) banyak ditemui di lingkungan sekitar kita.
Umumnya daun ini berada di lapangan, sawah atau ladang dan dianggap sebagai tanaman liar pengganggu atau gulma. Daun babadotan memiliki bau khas yang cukup menyengat dengan bulu halus pada batang dan daunnya. Panjang daun bisa mencapai 7,5 cm.
Apa Itu Daun Babadotan?
Daun babadotan atau yang dikenal daun kambing berok ini memiliki bentuk bunga seperti bunga matahari dengan ukuran diameter 5-8 mm berwarna putih keunguan pucat. Babadotan memiliki buah yang mudah tersebar dan biji yang ringan sehingga rentan tertiup angin.
Daun babadotan yang berbau menyengat membuatnya dijuluki sebagai wedusan atau goatweed. Bau ini didapat dari berbagai macam kandungan kimia di dalamnya seperti kumarin, minyak esensial, dan alkaloid pirolizidina.
Continue reading