Pelajaran Hidup

sumber; IG iim_fahima

  1. Akan ada kejutan tidak menyenangkan, bahkan ketika kita sudah bertindak baik dan benar. Jalani saja dengan ikhlas sambil introspeksi apa yang bisa diperbaiki dan pelajaran apa yang bisa diambil. Bisa jadi yang tidak menyenangkan di masa sekarang, akan menyenangkan di masa yang akan datang. Time will tell.
  2. Manusia butuh alasan untuk berjuang, untuk itu penting punya tujuan besar atau sesuatu untuk diperjuangkan to keep us moving.
  3. Mimpi besar dikejar pelan-pelan, itu tidak apa-apa. Dinikmati prosesnya sambil melakukan hal lain yang bermakna.
  4. Dekatlah dengan anak-anak, pantau dan bimbing mereka dengan penuh kasih. Jangan normalize omongan bahwa “anak klo udah remaja ga dekat dengan ortu” karena masa remaja justru adalah masa yang sangat butuh bimbingan.
  5. Makan sehat, olahraga, tidur cukup dan banyak tirakat untuk mendapatkan jiwa yang tenang. Apa itu tirakat? yaitu kondisi hati yang dekat dengan Tuhanmu. Terserah caramu bagaimana, bisa tahajud, meditasi, sedekah, puasa, wirid, sholawat.. senyamanmu. Tirakat paling berat kata Gus Baha, adalah tidak maksiat.
  6. Cut off and let go relationship, barang, pikiran, makanan, sktivitas atau apapun yang tidak memberi nilai tambah dan tidak mendekatkan kita pada tujuan besar.
  7. Doakan dirimu, sebelum mendoakan orang lain. Urus dirimu sebelum mengurus orang lain. Meletakkan diri kita sebagai prioritas bukan bentuk keegoisan, melainkan kewarasan.