Misteri Burung Merah: Chasing Redbird

source: https://www.goodreads.com/book/show/2629142-misteri-burung-merah

Jangan melewati lembah hantu di malam hari! Jangan bepergian sendiri! Waspadai hantu-hantu di pepohonan!

Itulah peringatan yang tertulis di peta jalan setapak.
Di Lembah Hantu, Zinny mendengar suara Bibi Jessie memanggil-manggil namanya dan melihat sekelebat bayangan merah. Lepas dari bayangan hantu, Zinny harus berdiam diri di atas pohon karena seekor beruang lapar menunggunya di bawah.

Bagi Zinnia Taylor, Bibi Jessie dan Paman Nate sudah seperti orangtua kedua. Ketika Bibi Jessie meninggal dan Paman Nate mulai mengejar-ngejar si Burung Merah-nya itu, Zinny pun harus menjalani petualangannya sendiri. Sewaktu menelusuri hutan, secara tak sengaja dia menemukan jalan setapak yang sudah berumur ratusan tahun di belakang rumahnya. Dia merasa tertantang untuk menyingkap seluruh jalan itu.

Ini mengisahkan tentang seorang gadis bernama Zinny Taylor yang tinggal di pinggiran kota kecil Bybanks bersama keluarga besarnya. Ia merasa terasingkan dalam keluarganya sendiri, ini dikarenakan dia memiliki 6 saudara, 3 adik laki – laki, seorang adik perempuan dan 2 kakak perempuan. Mereka adalah Will, Ben, Sam, Bonnie,May, Gretcheen. Namun May kakaknya yang menyebabkan dia tidak betah di rumah, karena May selalu mengatai Zinny aneh dan pelit.

May terkenal sangat cantik. Banyak teman laki- laki Zinny pura-pura mendekati Zinny untuk meluruskan tujuan mereka mendekati May. Jadi Zinny tidak senang dengan keadaan ini, ia merasa bagaikan babi di balapan anjing. Hingga Zinny selalu merasa lebih betah tinggal dengan bibi Jessie dan paman Nate yang kebetulan tinggal disamping rumahnya. Sebenarnya paman Nate adalah sosok yang agak arogan namun kadang – kadang lucu. Ini terlihat saat ia memanggil keponakannya dengan ” Cebong-Cebong” dan perempuan “Labu”, serta panggilan “Burung Merah” kepada bibi Jessie karena bibi Jessie sangat cantik dan rambutnya agak kemerah – merahan. Apabila dia mengumpat selalu mengatakan “kutu kupret”.

Paman dan bibinya sebenarnya mempunyai anak perempuan seumuran Zinny bernama Rose,namun ia telah meninggal saat usia 4 tahun karena batuk rejan. Hingga pada suatu hari ia menemukan peta tua yang menghubungkan jalur Bybanks – Chocton saat rekreasi kelasnya ke museum. Hingga Zinny memutuskan untuk memecahkan misteri peta tua tersebut. Saat ia mulai membersihkan jalur rahasia peta tua, bibi Jessie meninggal setelah melihat medali dan ular kecil yang di tangkap oleh Zinny.

Maka ia harus melanjutkan misteri ini sampai tuntas karena ia merasa bahwa ia-lah penyebab kematian bibi Jessie, padahal di akhir cerita di sebutkan kalu penyebabnya bibi Jessie lupa mnyuntikkan insulin kedalam tubuhnya. Tapi Zinny tetap merasa bersalah karena dia jugalah penyebab kematian Rose, karena batuk rejan ditularkan oleh Zinny.

Novel ini bercerita tentang keluarga dan sedikit kisah remaja yang tak terlalu vulgar, jadi ini sangat bagus sebagai bacaan segala umur. Alurnya juga sangat mudah untuk diikuti. Penerjemah novel ini sangat cerdas sekali dalam mengalih bahasakan. Namun pada akhir cerita tidak di sebutkan bagaimana akhir kisah Jake Boone -Zinny Taylor.