Nh. Dini | Kuncup Berseri

Image result for kuncup berseri
sumber : goodreads
oleh:
Teguh Affandi

Buku ini bercerita tentang Dini (yang penulis sendiri) ketika memasuki dunia SMA. Dini mulai merasakan suka dengan lelaki, Dini mulai berkiprah dalam mengarang yang sebenarnya, dan mulai bergejolak pemikiran berhawa feminis. 

Aku terhanyut buku ini, begitu detail. Lebih-lebih diceritakan betapa susah payah memulai menjajal dan menawarkan tulisan ke media massa. Terlebih masa itu dunia kepengarangan didominasi oleh kaum lelaki. Di buku ini diceritakan bagaimana Nh Dini menciptakan cerpen pertamanya “Dua Dunia” yang dimuat di Majalah Kisah (Asuhan HB Jassin) ketika kelas 1 SMA. Lantas diceritakan juga beberapa proses kreatif cerpen-cerpennya.

Cerpen pertamanya mendapat perhatian khusus dari HB Jassin. Tetapi Nh Dini menunjukkan kuasanya sebagai penulis,

Pada mulanya aku tidak ingin menjawab ‘kritik’ tersebut. Kerjaku menulis, terserah pembaca bagaimana menilai kerjaku. Kalau dia mengkritik, itulah kerjanya pula. Kalau dia pembaca biasa, dia menyukai atau tidak, aku tidak perlu mengindahkannya benar. (hal.57)

Nh Dini muda mengkritik bagaimana dunia seniman selalu berhubungan dengan ketidakteraturan hidup (rambut gondrong, tidak rapi, tidak pernah mandi, dll) seperti tersurat dalam halaman 92. 

Nh Dini pun mulai menjelaskan bagaimana nilai feminis mulai hinggap di pemikiran dan karya-karya sastranya. Dia mulai mengkritisi mengapa ketika berhubungan seksual, bekas hanya ada dalam pihak perempuan (red:hamil). 

Jika seorang laki-laki dan seorang perempuan sepakat untuk tidur bersama, menjalankan puncak tindakan cinta, tidak ada tanda sesuatu yang nampak pada sisi laki-laki sesudah perbuatan itu.Mengapa hanya perempuan yang ‘ditinggali’ bekas? (hal.158-159)

Selain itu juga Nh Dini keras menanggapi ketidak sepakatan hati. Bahkan beberapa kali disinggung bahwa Nh Dini akan lekas melupakan orang-orang yang tidak disukainya karena pernah menyakiti hatinya.