Periodontitis pada Gigi Susu

sumber: acorndentistryforkids.com

Periodontitis pada gigi decidui (gigi susu) adalah infeksi gusi yang dapat merusak jaringan penyangga gigi, termasuk gusi dan tulang. Jika tidak ditangani, periodontitis pada gigi susu dapat menyebabkan gigi tanggal lebih awal dan dapat mempengaruhi pertumbuhan gigi permanen. 

Penyebab:

  • Kebersihan mulut yang buruk: Plak dan karang gigi yang menempel pada gigi dan gusi dapat menyebabkan infeksi bakteri. 
  • Faktor genetik: Beberapa orang memiliki predisposisi genetik yang lebih tinggi terhadap penyakit gusi. 
  • Kondisi kesehatan umum: Kondisi seperti diabetes atau kondisi sistemik lainnya dapat meningkatkan risiko periodontitis. 
  • Perubahan hormon: Perubahan hormon selama pubertas dapat meningkatkan risiko periodontitis. 

Gejala:

  • Gusi berdarah saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.
  • Gusi bengkak dan merah.
  • Bau mulut yang tidak sedap.
  • Gigi terasa longgar atau bergerak.
  • Gusi menarik diri dari gigi, sehingga gigi terlihat lebih panjang. 

Pencegahan:

  • Menjaga kebersihan mulut: Menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan menggunakan obat kumur. 
  • Konsultasi dengan dokter gigi secara teratur: Dokter gigi dapat memeriksa kondisi gusi dan gigi serta memberikan saran pencegahan. 
  • Makan makanan sehat: Batasi konsumsi makanan manis dan berpati tinggi. 

Pengobatan:

  • Pembersihan gigi profesional: Dokter gigi dapat membersihkan plak dan karang gigi di sekitar gigi dan gusi. 
  • Perawatan gusi: Dokter gigi dapat melakukan prosedur seperti scaling dan root planing untuk menghilangkan infeksi dan peradangan. 
  • Perawatan bedah: Dalam kasus periodontitis yang parah, mungkin diperlukan operasi untuk memperbaiki jaringan yang rusak. 
  • Antibiotik: Dokter gigi mungkin meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi. 

Pentingnya Penanganan Dini:

Periodontitis pada gigi susu dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk gigi tanggal lebih awal, masalah pertumbuhan gigi permanen, dan masalah kesehatan sistemik. Oleh karena itu, penting untuk segera mencari pengobatan dari dokter gigi jika terdapat tanda-tanda periodontitis. 

Perlu diingat:

Periodontitis pada gigi susu dapat mempengaruhi pertumbuhan gigi permanen. Jika gigi susu hilang terlalu dini, gigi permanen yang akan tumbuh di bawahnya mungkin tidak memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dengan benar. Selain itu, periodontitis pada gigi susu dapat meningkatkan risiko periodontitis pada gigi permanen di masa depan. 

Keterangan Tambahan:

  • Pencegahan: Kebiasaan baik dalam menjaga kesehatan gigi, seperti menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan mengunjungi dokter gigi secara teratur, dapat membantu mencegah periodontitis. 
  • Pengobatan: Perawatan periodontitis mungkin memerlukan beberapa kunjungan ke dokter gigi, dan mungkin juga melibatkan penggunaan obat-obatan. 
  • Faktor Risiko: Beberapa faktor risiko, seperti kebersihan mulut yang buruk, genetik, dan kondisi kesehatan umum, dapat meningkatkan risiko terkena periodontitis. 
  • Komplikasi: Jika tidak diobati, periodontitis dapat menyebabkan gigi tanggal, masalah pertumbuhan gigi permanen, dan masalah kesehatan sistemik. 

One thought on “Periodontitis pada Gigi Susu

Leave a reply to adityanshar Cancel reply